PARADIGMA PENAFSIRAN AL-QUR’AN PERSPEKTIF PENDIDIKAN

Paradigma Penasiran al-Qur’an

Authors

  • Dr. H. Sulhan Hamid A. Ghani, M.Pd

DOI:

https://doi.org/10.53961/jurnalparadigma.v8i1.31

Abstract

Al-qur’an diturunkan sebagai Rahmat seluruh alam, oleh karena itu
petunjuknya haruslah menyangkut seluruh aspek kehidupan manusia
diseluruh alam. Petunjuk dapat dipahami dari memahami teks-teks
yang terkandung dalam al-Qur’an itu sendiri.
Aspek-aspek kehidupan manusia yang semestinya mendapat
pencerahan dari pemahaman terhadap al-Qur’an antara lain segi :
Hukum, Pergaulan Manusia, Pembentukan karakter dan teknik
pembentukan masyarakat kecil, juga pengakuan terhadap budaya
lokal dan kebiasaan yang ada termasuk dalam aspek pendidikan.
Para ulama’ telah berusaha untuk melaksanakan pemahaman itu
dengan melalui berbagai cara dan pendekatan, ada pendekatan
Bahasa, termasuk bahasa sharaf, ada pendekatan kebiasaan suku arab,
ada pendekatan sebab nuzul ayat dan sebagainya.
Penelitian ini bertujuan untuk mencari jawaban : Bagaimana para
ulama’ dalam usaha menafsirkan al-Qur’an dengan pendekatan
pendidikan?. Dengan penelitian ini diharapkan dapat diketahui sejauh
mana peran ulama dahulu dalam berusaha memahami al-Qur’an
melalui pendekatan pendidikan.
Jenis penelitian ini adalah literature dengan membandingkan berbagai
sumber bacaan yang diperoleh kemudian dianalisis dan disimpulkan.
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa para ulama telah
berusaha untuk memahami al-Qur’an dengan berbagai pendekatan
dan metode, oleh karena itu telah melahirkan berbagai macam tafsir
al-Qur’an, antara lain Tafsir bil Ri’ji, Tafsir bil Ma’tsur, Tafsir
Maudu’I dan lain-lain.
Secara garis besarnya belum ada ulama yang menafsirkan al-Qur’an
secara menyeluruh dari pendekatan pendidikan.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2020-08-03

Issue

Section

Articles